Kali ini kita akan bercerita tentang suatu tempat bernama “Mikrobiology Laboratory” lengkap dengan yg terlibat didalamnya bersama kami dalam satu semester ini.
Semester 4 bersama Lab itu adalah untuk yg pertama kalinya buat kami, jadi pngalaman atau pngetahuan tentang tmpat ini hampir dibilang “kosong” selain gambaran awal Dosen Mikro kami yg sdikit agak sadis, misalnya tentang Mahluk brnama E.coli yg bisa bkin gak ngampus dan jdi pnguni rumah sakit, atau crita tntang orang yg tiba-tiba penyakitan stelah berhubungan dengan Lab ini, dan tdak jarang kuliah Mikro kami akhirnya berubah jdi cerita angker :D.pngetahuan awal adalah Lab ini “Menakutkan” :D
Selain dari materi praktikum Labnya, yg juga asing tentang Lab ini adalah para penghuninya. Yah, asisten-asisten yg terlibat didlamnya, wajarlah kn ini smester pertama beristeraksi dengan tempat ini jdi smuanya msih serba asing.
Baiklah, dan tibalah saatnya kami memasuki asistensi awal bersama tmpat ini,dan entah ide konyol dri mana teman-teman menunjuk saya untuk jdi “tumbal” eh mksdnya KeTi(ktua Tingkat) ditempat ini.dan sama-sama konyolnya dengan mreka saya menyanggupi hal tersebut. #kataorang kan kita seharusnya belajar dri pngalaman jgan sampai jtuh diLubang yg sama, tpi krna pada dasarnya saya mlas kali yah jdi malas belajar, akhirnya jatuh diLubang yg sama deh. :D (ahk,sudhlah mungkin sja disini berbeda dengan tempat yg sbelumnya)
Asistensi pertama yg menandakan “slamat datang” bagi Lab ini brjalan dengan lancar, smua materi yg akan dipraktikumkan slesai diasistensikan dan spertinya akan mnyenangkan setidaknya tdak seangker yg sering diceritakan Bapak.Dosen :D.
Sebelum brcerita lebih lanjut kita akan brkenalan dengan 4 asistn Malang yg diamanahkan mengawas dikelas kami. saya mnyebutnya malang krna hrus berhadapan dengan 60 Mahluk aneh yg pke speaker klo ngomong sperti kami ini :D)
Dan dimulailah devisit dosa kami dri sini.
Yg pertma Fhahri Mubarak S.Farm a.k.a ka’ Fhahri (jgn protes sama tlisan Double H pada namax krna memang sperti itu, ada sejarah tersindiri katanya smpai namax brubah jdi sperti itu, tpi dia tdak mau brcerita lebih lanjut,mungkin krnaa dia tau klo slain bacot kami pke speaker kami juga Ember :D) terlepas dri Double Hnya itu namanya adlah nama yg sangat bgus, beda-beda tipislah sama orangnya, baik,suka tersenyum apalagi klo pas sesi pbagian sampel praktikum :D.hh. dan yg paling WAW dri KK ini adalah sangat berhati mulia dlam pmberian nilai. Hhee.tpi entah ide dri mana saat respon penulisan nama asisten ada yg menuliskan namanya jdi “Fhahri Mubarokah” (maaf ka’ kn bru kenal jdi blum tau pasti)hhhhhe.
Lanjut yg ke2. Ayyub Harly Nurung a.k.a Ka’Arly dia ini asisten dengn pkaian pling elegant mnurut kami, stay cool dengan kemeja, rapi, putih, bersih, pkoknya kerenlah! Dag banyak bicara, yh mungkin krna mnurutnya Labnya sudah sumpek dengan suara-suara kami, jdi dia lbih mmilih DIAM. :D.dan sifatnya yg gak jauh beda sama ka’fhahri adalah hobby senyum-senyum dag jelas pas sesi pmbagian sampel, yah mungkin mnrut mreka part inilh yg pling lucu. :D. Dan sama halnya dengan kasus yg pertama namax pun mengalami sdikit prubahan krna ulah kami, tdak tau pkiran dri mana ada yg nulis namax jdi Muh.Ayyub Karly pas respon pnulisan nama. :D (hhhee,krna ada asisten lain yg punya nama agak mirip #Muh.ayyub K# Hhhee,makanya ada yg gabung kayaknya).hhehe (lagi.dan lagi,maaf ka’)
Ok.selanjutnya. Nasrul Haq a.k.a ka’Nas.dia ini terbilang orang yg dag bisa ditebak, sediam-diamnya ka’Arly,lebih diam lagi dia ini. Setia stay dengan ekspresi datarnya, gak banyak tau deh tentang dia selain dia ini yang pling malas nge.ACC laporan.hhhee. lagi dan lagi sama halnya dengan kasus-kasus sbelumnya, korban prubhan nama. :D dan dialah yg pling parah. Bayangin aja dri yg nama aslinya Nasrul Haq seketika berubah jdi “Nasruddin” hheee,salah sdikit bisa ketukar sama tersangka korupsi kasus wisma atlit ini. Hhahhaaaa (maaf kk )
And the last. Amirullah a.k.a ka’Ulla! Nah, dia ini nih yg pling santai dri yg lainnya, yg pling kooperatif. Baik, rajin senyum klo disapa (bukan pas sesi pmbgian sampel,justru klo part ini dia lbih memilih diam), pling rajin juga nge_ACC laporan, yah easy going lah. Tpi sebaik apapun dia, pasti juga tdak luput dri pmbantaian nama.hhheee, denga semena-mena kami mngubah namanya jadi “andi Amirullah” lengkap dengan nama panggilan yg sbenarnya akrab disapa ka’Ulla mnjadi ka’Amirr. Hhehhehe (maaf kk )
Well, meski kami seluar biasa itu mreka sperti tdak punya waktu untuk marah akan hal itu, yh sangat memaklumi lah mreka. Diluar dri hobby mreka yg suka senyum-senyum sendiri pas sesi pmbagian sampel mreka sangatlah easy going, pkoknya brbagai macam kebijaksanaan yg terbilang mringankan kami nyaris stiap minggu mreka haturkan buat kami.
Dan jgan heran, memang dri ke4 nama yg disebutkan tdi adalah semuanya laki-laki, entah knapa bisa sperti itu, ada unsur ksengajaan atau tdak. Tpi terserahlah. Mrka br4 adalah yg trbaik (hahahaa,serius loh ini) tdak sperti dengan yg lainnya. Hal yg pling berbeda dri mreka br4 adalah. Mreka pling jarang atau nyaris gak pernah munculin tampang absurdnya.(mksudnya tampang sok pnguasa,sok pintar, dan sok mnggurui). Mreka gak pernah kayak gitu. Jdi pas acara kuliah tamu nanti yg katanya ajang pambalasan buat mreka yg sering jahatin praktikan, kita jdi bingung mau ngebully kyak gmana coba, toh mreka gak pernah jahat sama kita, klo jahilin sih sering, tpi klo jahat hampir gak pernah. Kecuali klo kita memang sudah keterlaluan skali
Bicara soal mnjahili mreka ini ahlinya. Nyaris stiap minggu kami dikerjainya, dimarahin, dibentak-bentak,tpi selang beberapa detik mreka snyum-senyum lagi. Ketawa-tawa lagi, becanda-becandaan lagi. Yah. Itulah yg mnbuat Lab ini mnarik setiap minggunya.
Karena mreka ber4 laki-laki dan kami adalah prempuan tdak jarang mreka berubah fungsi dari asisten pembimbing mnjadi sarana cuci mata buat kami dikala jenuh berbaur dengan bakteri-bakteri dan jamur-jamur :D, dan terkadang tiba-tiba lagunya YovieNuno muncul jdi backsoundnya, tpi dengan lirik yg berbeda. Kayak gini nih...
“Inginku bukan hanya jdi Praktikanmu atau skedar Juniormu yg rajin mikirin kamu, tak perlu hanya kau lihat ketulusan, yg tak sbnrx kusangaka kadang kuhilang kesadaran,mungkinkah akan sgera mngerti seiring berjalannya waktu sungguh kutergila padamu”(hhhaa,sudah.sudah back to topic ini sdah mulai sangat ngaur).
Dosa kedua kami ditempat ini adalah menggambar-gambari medium. Yah waktu itu percobaan Medium dan sterilisasi stelah bikin medium yg mau disterilkan di autoklaf tiba-tiba suasana sketika hening saat ka’Fhahri marah melihat mediumnya sdah kami nodai dengan gambar-gambar boneka lengkap dengan rambutnya yg kami buat dri karet gelang.yah, tpi krna dasarnya ka’fahri tdak ahli dlam marah brkepanjangan stelah itu selang beberapa detik suasana kmbali kondusif.
Dosa selanjutnya, adalah saat percobaan pengetahuan Lingkngan. Masalahx bukan pada percobaannya tpi pada lporan praktikum minggu lalunya yg ternyata tdak lengkap, ada yg gambarnya mnghilang entah kmana, uraian mikrobanya kosong melompong, data pngamatannya tercecer, yah mcam-macam lah. Dan kami hanya bisa Diam tanpa kata (tiba2 muncul backsound lagunya D’Massiv)hhhee. Dan kali ini yg murka adalah ka’Arly. Itu untuk pertama kalinya kami menyaksikan orang ini marah besar, bena-benar marah. Sebesar suara bentakannya pada kami. Andai sja ada diantara kami yg lemah jntung saat itu mungkin sja bsognya kami hrus mluangkan waktu untuk melayat. :D.hheh, bentakannya bnar-benar mengagetkan smpai saya tdak tau hrus mau bela diri bgaimana.(biarpun suaranya pelan juga sbenarnya gak ngefek sih, mau bela diri gmana coba,kn emang kami yg salah).
Karena mnyadari hal itu, akhirnya tibalah pada jati diri kami yg sbenarnya, suatu rutinitas yg tdak pernah absen kami lakukan disetiap Lab, yaitu mnbuat surat pernyataan. :D. Dengan surat pernyataan itu brharap kami tdak akan mnbuat ulah lagi. Tpi minggu selnjutnya hrapan itu, hanyalah tinggal harapan, kami kmbali berbuat ulah. Waktu itu minggu praktikum Fermentasi, kali ini giliran ka’Fhahri lagi yg hrus trun tangan krna ulah kami.
Masalahnya adalah tugas serilisasi alat yg amburadul. Sebelumnya saya critakan dlu. Lab ini memang sdikit menyita waktu, krena kita hrus mluangkan 3 hari dlam seminggu untuk brkunjung ketempat ini, sterilisasi alat pada H-1 praktikum, PRAKTIKUM, dan pengamatan pada H+1 atau H+3 praktikum. Dan kjadian ini akibat kekacauan di H-1 itu, bermula ketika klompok alat tdak bekerja sbgaimana mestinya, ditambah lagi dengan sdikit kesalahan yg saya buat sndiri dengn salah satu teman, kesalahan pribadi sbenarnya. Tpi krna saya KeTinya dsitulah inti prmasalahannya.
Namun, sperti biasanya kami sdah resistensi dengan kemarahan sesaat mreka, kemarahan yg masa brlakunya hanya beberapa menit. Dan kmdian kondisi kmbali mnbaik. Kami kmbali mlanjutkan praktikum dengan suasana yg santai dan bersahabat, dilengkapi dengan sisi keKooperatifan mreka tentunya.
Tapi Diluar dari smua ulah dan kerusuhan yg sering kami lkukan, ada juga beberapa kesan yg sulit kami lupakan. Salah satunya adalah pada saat prcobaan Inokulasi, dmana salh dua sampelnya adalah Tanah Pasar dan Air laut.hhehe. Kekonyolannya bermula pada saat pngmbilan sampel air laut, kami mlakukannya diPantai losari, masih teringat jelas, saat itu tepat mlam kamis, skitar jam 9 mlam kami OTW losari demi sbuah sampel, disana kami memulai ritual pngambilan sampel yg serupa dengan ritual pesugihan. (mengambil wadah berupa btol yg terbungkus rapih dengan kertas putih yg kmudian dicelupkan keAir, setelah itu diangkat lalu dipanaskan dngan api mnggunakan korek) benar-benar persis dengan pesugihan yg sering kita tonton di TV. :D. Kegiatan yg mnbuat semua mata tertuju pada kami mlam itu :D #serasa PutriIndonesiaDadakan#
Kekonyolan selanjutnya pada sesi pngambilan sampel tanah Pasar. Bayangin aja kita hrus pasang muka tembok ditengah keramaian pasar tiba-tiba ada kami yg mengais-ngais tanah yg kmudian dimasukkan kedalam botol berbungkus kertas putih yg kmudian ditutup oleh kapas, sesuatu yg aneh skali bagi orang-orang awam. Yah, percobaan yg benar-benar mempertaruhkan keimanan dan harga diri. :D.
Moment-moment berkesan selanjutnya adalah part pmilihan sampel di stiap percobaan, ada sja hal yg buat kita jdi ketawa-tawa sndiri krna konotasi lain dri sampel trsebut yg kami ciptakan sndiri. Dan puncaknya saat pmilihan sampel fermentasi. Kehebohan pertama hadir saat membacakan kriteria sampel yg baik, dengan bhasa sederhana asisten mnjelaskn tntang sampel yg baik adalah “yg jika diPERAS menghasilkan banyak AIR” :D, biasa sja sbenarnya tpi jika klimat ini ditelaah kmbali dengan pmikiran yg dewasa maka memang akan sdikit menggelitik, apalagi saat pemutusan bahwa salah satu sampelnya adalah Terong Belanda, dan kehebohan itu smakin mnjadi-jadi stelah salah satu dri kami brtanya sperti ini “Ka’Terongnya yg PANJANG atau yg Bulat?” hhahhaaa, sontak seisi ruangan itu lngsung pecah dengan tawa. Kami dan asisten-asisten itu tdak mampu menahannya lagi. apalagi saat itu bersamaan dengan slesainya pelajaran materi Fertilisasi disalah satu Lab lain. yh kolaborasi materi yg ckup mnbuat kami brpkir dengan konotasi yg agak beda.
Melalui minggu demi minggu ditempat ini benar-benar penuh kesan buat kami, 7 minggu akrab dengan sgala bentuk keringanan dan kelonggaran-kelonggaran dri mreka serasa bgitu singkat. Tempat ini benar-benar sesuai dengan visinya.yah. “lebih dri skedar Lab”.
Sampai pada akhirnya, minggu trakhir ditempat ini. Percobaan pngecetan mikroba dan perhitungan kuantitas menandai berakhirnya segala kesan dsini, tdak banyak yg bisa kami berikn pada mreka, hanya ucapan terimakasih brupa dua kotak kue yg sama skali tdak sebanding dengan kebaikan mreka, tpi itulah cara kami brterimakasih sekaligus memohon maaf pda mreka.
Kami tetap berharap smester depan, diMikrobilogi terapan kami msih bisa kmbali brtemu dengan mreka, pling tdak slah satu dri mreka, atau klo bisa salah empat dri mreka lah. Hhhehhhee. (ngarep) tpi hrapan itu bukan untuk memamfaatkan keKooperatifan mreka, tpi kami hanya ingin mreka mrasakan betapa bhagianya ada diposisi kami mndapat patner praktikum sebaik mreka.yah, kami ingin mncoba lebih baik, lebih penurut, dan lebih patuh jika msih ada ksempatan kedua (hheee,korban lagunya Tangga kyaknya niihh yg nulis) :D.
Tpi, harapan hanya tinggal harapan stelah dua diantara mreka pada saat sesi perpisahan mngatakan akan pergi dlam waktu dekat inii (tiba-tiba muncul lagu “detik terakhir” nya Lila jdi backsound :D) #NgelapAirMataPakeJilbab#. Yah, mreka pnya khidupannya sendiri dan tujuan hdupnya sndiri, hanya doa yg bisa kami haturkan buat mreka. Yah, yg terbaiklah pkoknya, smoga mreka diberi kmudahan dijenjang pndidikan slanjutnya, sperti kmudahan yg mreka berikan buat kami *Eh.KnapaJdiDramatisBeginiCeritanya* :D.
Apapaun itu, kami hanya bisa bilang “Terimakasih sudah brsedia dengan sukarela terlibatt dlam skenario hidup kami, terimaksih sdah dengan sabar membagi ilmu dengan kami” *angkatTopi
Semester 4 bersama Lab itu adalah untuk yg pertama kalinya buat kami, jadi pngalaman atau pngetahuan tentang tmpat ini hampir dibilang “kosong” selain gambaran awal Dosen Mikro kami yg sdikit agak sadis, misalnya tentang Mahluk brnama E.coli yg bisa bkin gak ngampus dan jdi pnguni rumah sakit, atau crita tntang orang yg tiba-tiba penyakitan stelah berhubungan dengan Lab ini, dan tdak jarang kuliah Mikro kami akhirnya berubah jdi cerita angker :D.pngetahuan awal adalah Lab ini “Menakutkan” :D
Selain dari materi praktikum Labnya, yg juga asing tentang Lab ini adalah para penghuninya. Yah, asisten-asisten yg terlibat didlamnya, wajarlah kn ini smester pertama beristeraksi dengan tempat ini jdi smuanya msih serba asing.
Baiklah, dan tibalah saatnya kami memasuki asistensi awal bersama tmpat ini,dan entah ide konyol dri mana teman-teman menunjuk saya untuk jdi “tumbal” eh mksdnya KeTi(ktua Tingkat) ditempat ini.dan sama-sama konyolnya dengan mreka saya menyanggupi hal tersebut. #kataorang kan kita seharusnya belajar dri pngalaman jgan sampai jtuh diLubang yg sama, tpi krna pada dasarnya saya mlas kali yah jdi malas belajar, akhirnya jatuh diLubang yg sama deh. :D (ahk,sudhlah mungkin sja disini berbeda dengan tempat yg sbelumnya)
Asistensi pertama yg menandakan “slamat datang” bagi Lab ini brjalan dengan lancar, smua materi yg akan dipraktikumkan slesai diasistensikan dan spertinya akan mnyenangkan setidaknya tdak seangker yg sering diceritakan Bapak.Dosen :D.
Sebelum brcerita lebih lanjut kita akan brkenalan dengan 4 asistn Malang yg diamanahkan mengawas dikelas kami. saya mnyebutnya malang krna hrus berhadapan dengan 60 Mahluk aneh yg pke speaker klo ngomong sperti kami ini :D)
Dan dimulailah devisit dosa kami dri sini.
Yg pertma Fhahri Mubarak S.Farm a.k.a ka’ Fhahri (jgn protes sama tlisan Double H pada namax krna memang sperti itu, ada sejarah tersindiri katanya smpai namax brubah jdi sperti itu, tpi dia tdak mau brcerita lebih lanjut,mungkin krnaa dia tau klo slain bacot kami pke speaker kami juga Ember :D) terlepas dri Double Hnya itu namanya adlah nama yg sangat bgus, beda-beda tipislah sama orangnya, baik,suka tersenyum apalagi klo pas sesi pbagian sampel praktikum :D.hh. dan yg paling WAW dri KK ini adalah sangat berhati mulia dlam pmberian nilai. Hhee.tpi entah ide dri mana saat respon penulisan nama asisten ada yg menuliskan namanya jdi “Fhahri Mubarokah” (maaf ka’ kn bru kenal jdi blum tau pasti)hhhhhe.
Lanjut yg ke2. Ayyub Harly Nurung a.k.a Ka’Arly dia ini asisten dengn pkaian pling elegant mnurut kami, stay cool dengan kemeja, rapi, putih, bersih, pkoknya kerenlah! Dag banyak bicara, yh mungkin krna mnurutnya Labnya sudah sumpek dengan suara-suara kami, jdi dia lbih mmilih DIAM. :D.dan sifatnya yg gak jauh beda sama ka’fhahri adalah hobby senyum-senyum dag jelas pas sesi pmbagian sampel, yah mungkin mnrut mreka part inilh yg pling lucu. :D. Dan sama halnya dengan kasus yg pertama namax pun mengalami sdikit prubahan krna ulah kami, tdak tau pkiran dri mana ada yg nulis namax jdi Muh.Ayyub Karly pas respon pnulisan nama. :D (hhhee,krna ada asisten lain yg punya nama agak mirip #Muh.ayyub K# Hhhee,makanya ada yg gabung kayaknya).hhehe (lagi.dan lagi,maaf ka’)
Ok.selanjutnya. Nasrul Haq a.k.a ka’Nas.dia ini terbilang orang yg dag bisa ditebak, sediam-diamnya ka’Arly,lebih diam lagi dia ini. Setia stay dengan ekspresi datarnya, gak banyak tau deh tentang dia selain dia ini yang pling malas nge.ACC laporan.hhhee. lagi dan lagi sama halnya dengan kasus-kasus sbelumnya, korban prubhan nama. :D dan dialah yg pling parah. Bayangin aja dri yg nama aslinya Nasrul Haq seketika berubah jdi “Nasruddin” hheee,salah sdikit bisa ketukar sama tersangka korupsi kasus wisma atlit ini. Hhahhaaaa (maaf kk )
And the last. Amirullah a.k.a ka’Ulla! Nah, dia ini nih yg pling santai dri yg lainnya, yg pling kooperatif. Baik, rajin senyum klo disapa (bukan pas sesi pmbgian sampel,justru klo part ini dia lbih memilih diam), pling rajin juga nge_ACC laporan, yah easy going lah. Tpi sebaik apapun dia, pasti juga tdak luput dri pmbantaian nama.hhheee, denga semena-mena kami mngubah namanya jadi “andi Amirullah” lengkap dengan nama panggilan yg sbenarnya akrab disapa ka’Ulla mnjadi ka’Amirr. Hhehhehe (maaf kk )
Well, meski kami seluar biasa itu mreka sperti tdak punya waktu untuk marah akan hal itu, yh sangat memaklumi lah mreka. Diluar dri hobby mreka yg suka senyum-senyum sendiri pas sesi pmbagian sampel mreka sangatlah easy going, pkoknya brbagai macam kebijaksanaan yg terbilang mringankan kami nyaris stiap minggu mreka haturkan buat kami.
Dan jgan heran, memang dri ke4 nama yg disebutkan tdi adalah semuanya laki-laki, entah knapa bisa sperti itu, ada unsur ksengajaan atau tdak. Tpi terserahlah. Mrka br4 adalah yg trbaik (hahahaa,serius loh ini) tdak sperti dengan yg lainnya. Hal yg pling berbeda dri mreka br4 adalah. Mreka pling jarang atau nyaris gak pernah munculin tampang absurdnya.(mksudnya tampang sok pnguasa,sok pintar, dan sok mnggurui). Mreka gak pernah kayak gitu. Jdi pas acara kuliah tamu nanti yg katanya ajang pambalasan buat mreka yg sering jahatin praktikan, kita jdi bingung mau ngebully kyak gmana coba, toh mreka gak pernah jahat sama kita, klo jahilin sih sering, tpi klo jahat hampir gak pernah. Kecuali klo kita memang sudah keterlaluan skali
Bicara soal mnjahili mreka ini ahlinya. Nyaris stiap minggu kami dikerjainya, dimarahin, dibentak-bentak,tpi selang beberapa detik mreka snyum-senyum lagi. Ketawa-tawa lagi, becanda-becandaan lagi. Yah. Itulah yg mnbuat Lab ini mnarik setiap minggunya.
Karena mreka ber4 laki-laki dan kami adalah prempuan tdak jarang mreka berubah fungsi dari asisten pembimbing mnjadi sarana cuci mata buat kami dikala jenuh berbaur dengan bakteri-bakteri dan jamur-jamur :D, dan terkadang tiba-tiba lagunya YovieNuno muncul jdi backsoundnya, tpi dengan lirik yg berbeda. Kayak gini nih...
“Inginku bukan hanya jdi Praktikanmu atau skedar Juniormu yg rajin mikirin kamu, tak perlu hanya kau lihat ketulusan, yg tak sbnrx kusangaka kadang kuhilang kesadaran,mungkinkah akan sgera mngerti seiring berjalannya waktu sungguh kutergila padamu”(hhhaa,sudah.sudah back to topic ini sdah mulai sangat ngaur).
Dosa kedua kami ditempat ini adalah menggambar-gambari medium. Yah waktu itu percobaan Medium dan sterilisasi stelah bikin medium yg mau disterilkan di autoklaf tiba-tiba suasana sketika hening saat ka’Fhahri marah melihat mediumnya sdah kami nodai dengan gambar-gambar boneka lengkap dengan rambutnya yg kami buat dri karet gelang.yah, tpi krna dasarnya ka’fahri tdak ahli dlam marah brkepanjangan stelah itu selang beberapa detik suasana kmbali kondusif.
Dosa selanjutnya, adalah saat percobaan pengetahuan Lingkngan. Masalahx bukan pada percobaannya tpi pada lporan praktikum minggu lalunya yg ternyata tdak lengkap, ada yg gambarnya mnghilang entah kmana, uraian mikrobanya kosong melompong, data pngamatannya tercecer, yah mcam-macam lah. Dan kami hanya bisa Diam tanpa kata (tiba2 muncul backsound lagunya D’Massiv)hhhee. Dan kali ini yg murka adalah ka’Arly. Itu untuk pertama kalinya kami menyaksikan orang ini marah besar, bena-benar marah. Sebesar suara bentakannya pada kami. Andai sja ada diantara kami yg lemah jntung saat itu mungkin sja bsognya kami hrus mluangkan waktu untuk melayat. :D.hheh, bentakannya bnar-benar mengagetkan smpai saya tdak tau hrus mau bela diri bgaimana.(biarpun suaranya pelan juga sbenarnya gak ngefek sih, mau bela diri gmana coba,kn emang kami yg salah).
Karena mnyadari hal itu, akhirnya tibalah pada jati diri kami yg sbenarnya, suatu rutinitas yg tdak pernah absen kami lakukan disetiap Lab, yaitu mnbuat surat pernyataan. :D. Dengan surat pernyataan itu brharap kami tdak akan mnbuat ulah lagi. Tpi minggu selnjutnya hrapan itu, hanyalah tinggal harapan, kami kmbali berbuat ulah. Waktu itu minggu praktikum Fermentasi, kali ini giliran ka’Fhahri lagi yg hrus trun tangan krna ulah kami.
Masalahnya adalah tugas serilisasi alat yg amburadul. Sebelumnya saya critakan dlu. Lab ini memang sdikit menyita waktu, krena kita hrus mluangkan 3 hari dlam seminggu untuk brkunjung ketempat ini, sterilisasi alat pada H-1 praktikum, PRAKTIKUM, dan pengamatan pada H+1 atau H+3 praktikum. Dan kjadian ini akibat kekacauan di H-1 itu, bermula ketika klompok alat tdak bekerja sbgaimana mestinya, ditambah lagi dengan sdikit kesalahan yg saya buat sndiri dengn salah satu teman, kesalahan pribadi sbenarnya. Tpi krna saya KeTinya dsitulah inti prmasalahannya.
Namun, sperti biasanya kami sdah resistensi dengan kemarahan sesaat mreka, kemarahan yg masa brlakunya hanya beberapa menit. Dan kmdian kondisi kmbali mnbaik. Kami kmbali mlanjutkan praktikum dengan suasana yg santai dan bersahabat, dilengkapi dengan sisi keKooperatifan mreka tentunya.
Tapi Diluar dari smua ulah dan kerusuhan yg sering kami lkukan, ada juga beberapa kesan yg sulit kami lupakan. Salah satunya adalah pada saat prcobaan Inokulasi, dmana salh dua sampelnya adalah Tanah Pasar dan Air laut.hhehe. Kekonyolannya bermula pada saat pngmbilan sampel air laut, kami mlakukannya diPantai losari, masih teringat jelas, saat itu tepat mlam kamis, skitar jam 9 mlam kami OTW losari demi sbuah sampel, disana kami memulai ritual pngambilan sampel yg serupa dengan ritual pesugihan. (mengambil wadah berupa btol yg terbungkus rapih dengan kertas putih yg kmudian dicelupkan keAir, setelah itu diangkat lalu dipanaskan dngan api mnggunakan korek) benar-benar persis dengan pesugihan yg sering kita tonton di TV. :D. Kegiatan yg mnbuat semua mata tertuju pada kami mlam itu :D #serasa PutriIndonesiaDadakan#
Kekonyolan selanjutnya pada sesi pngambilan sampel tanah Pasar. Bayangin aja kita hrus pasang muka tembok ditengah keramaian pasar tiba-tiba ada kami yg mengais-ngais tanah yg kmudian dimasukkan kedalam botol berbungkus kertas putih yg kmudian ditutup oleh kapas, sesuatu yg aneh skali bagi orang-orang awam. Yah, percobaan yg benar-benar mempertaruhkan keimanan dan harga diri. :D.
Moment-moment berkesan selanjutnya adalah part pmilihan sampel di stiap percobaan, ada sja hal yg buat kita jdi ketawa-tawa sndiri krna konotasi lain dri sampel trsebut yg kami ciptakan sndiri. Dan puncaknya saat pmilihan sampel fermentasi. Kehebohan pertama hadir saat membacakan kriteria sampel yg baik, dengan bhasa sederhana asisten mnjelaskn tntang sampel yg baik adalah “yg jika diPERAS menghasilkan banyak AIR” :D, biasa sja sbenarnya tpi jika klimat ini ditelaah kmbali dengan pmikiran yg dewasa maka memang akan sdikit menggelitik, apalagi saat pemutusan bahwa salah satu sampelnya adalah Terong Belanda, dan kehebohan itu smakin mnjadi-jadi stelah salah satu dri kami brtanya sperti ini “Ka’Terongnya yg PANJANG atau yg Bulat?” hhahhaaa, sontak seisi ruangan itu lngsung pecah dengan tawa. Kami dan asisten-asisten itu tdak mampu menahannya lagi. apalagi saat itu bersamaan dengan slesainya pelajaran materi Fertilisasi disalah satu Lab lain. yh kolaborasi materi yg ckup mnbuat kami brpkir dengan konotasi yg agak beda.
Melalui minggu demi minggu ditempat ini benar-benar penuh kesan buat kami, 7 minggu akrab dengan sgala bentuk keringanan dan kelonggaran-kelonggaran dri mreka serasa bgitu singkat. Tempat ini benar-benar sesuai dengan visinya.yah. “lebih dri skedar Lab”.
Sampai pada akhirnya, minggu trakhir ditempat ini. Percobaan pngecetan mikroba dan perhitungan kuantitas menandai berakhirnya segala kesan dsini, tdak banyak yg bisa kami berikn pada mreka, hanya ucapan terimakasih brupa dua kotak kue yg sama skali tdak sebanding dengan kebaikan mreka, tpi itulah cara kami brterimakasih sekaligus memohon maaf pda mreka.
Kami tetap berharap smester depan, diMikrobilogi terapan kami msih bisa kmbali brtemu dengan mreka, pling tdak slah satu dri mreka, atau klo bisa salah empat dri mreka lah. Hhhehhhee. (ngarep) tpi hrapan itu bukan untuk memamfaatkan keKooperatifan mreka, tpi kami hanya ingin mreka mrasakan betapa bhagianya ada diposisi kami mndapat patner praktikum sebaik mreka.yah, kami ingin mncoba lebih baik, lebih penurut, dan lebih patuh jika msih ada ksempatan kedua (hheee,korban lagunya Tangga kyaknya niihh yg nulis) :D.
Tpi, harapan hanya tinggal harapan stelah dua diantara mreka pada saat sesi perpisahan mngatakan akan pergi dlam waktu dekat inii (tiba-tiba muncul lagu “detik terakhir” nya Lila jdi backsound :D) #NgelapAirMataPakeJilbab#. Yah, mreka pnya khidupannya sendiri dan tujuan hdupnya sndiri, hanya doa yg bisa kami haturkan buat mreka. Yah, yg terbaiklah pkoknya, smoga mreka diberi kmudahan dijenjang pndidikan slanjutnya, sperti kmudahan yg mreka berikan buat kami *Eh.KnapaJdiDramatisBeginiCeritanya* :D.
Apapaun itu, kami hanya bisa bilang “Terimakasih sudah brsedia dengan sukarela terlibatt dlam skenario hidup kami, terimaksih sdah dengan sabar membagi ilmu dengan kami” *angkatTopi
Usap air matamu
BalasHapusDekap erat tubuhku
Tatap aku sepuas hatimu
Nikmati detik demi detik
yang mungkin kita tak bisa rasakan lagi
Hirup aroma tubuhku
yang mungkin tak bisa lagi tenangkan gundahmu
Gundahmu...
Nyanyikan lagu indah
Sebelum ku pergi dan mungkin tak kembali
Nyanyikan lagu indah
Tuk melepasku pergi dan tak kembali
Nikmati detik demi detik
yang mungkin kita tak bisa rasakan lagi
Hirup aroma tubuhku
yang mungkin tak bisa lagi tenangkan gundahmu
Gundahmu...
Nyanyikan lagu indah
Sebelum ku pergi dan mungkin tak kembali
Nyanyikan lagu indah
Tuk melepasku pergi dan tak kembali
hahahahaha
BalasHapus