Heii kakk, apa kbar kamu? Lagi sibuk apa
sekarang? Oy, skripsinya apa kbar? Penelitiannya? Kapan ujian meja? Ah,
sudahlah kak jgan hiraukan pertanyaan ini, meski aku gak akan pernah ada
diucapan terimaksih skripsimu kelak, tapi akau janji nama kamu tanpa anonym tanpa
sandi akan sangat jelas ada dideretan ucapan terimaksih diNovel pertamaku
nanti. Novel pertama yg entaj knapa senasib dengan skripsimu yg belum berwujud
hingga skrang, pdahal ini udah taun ke 5 kan? Semangat dong kak, aku ykin kamu
bisa, kamunya aja yg msih kebanyakan main.
Kak, dri semester pertama 2 taun yg lalu,
kamu gak pernah hilang dri hati aku loh, yah meski buku tamu dihati ini udah
sesak banget, tpi tetap kamu gak terganti, gak pernah pudar, dan gak akan
pernah lekang oleh waktu (huhuhuiii). Pkoknya nama kamu selama apapun itu tdak akan
pernah usang dihati inii.
Aku bahkan msih ingat jelas pertam kali
aku mngenalmu, pertama kali aku melihatmu dan sejak itu juga kamu sukses
mnbuatku kagum. Oy, kemeja crem kotak-kotak yg dlu kamu pake pertama kali aku
ktemu kamu kmana kak? Kok gak pernah dipke lagi? Sekarang kamu lebih sering pke
kaos oblong hitam sih. Tapi kamu tetap keren.
Dan suatu sore di hr minggu beberapa
waktu yg lalu, itu untuk pertama kalinya akau menjabat tanganmu, sore itu kamu
hadir dengan mreka yg juga kukagumi, bhkan slah satu sempat aku cintai,
diantara mreka kamu yg pling “sederhana’ “biasa saja” tapi entah knapa Cuma kamu
yg pas kena dihati. Bahkan kamu terliat lebih berbinar dihatiku dibanding Dia
yg sempat kcintai.
Kak, yg terpatri dipiranku sekarang kamu
adalah orng yg sangat baik, bhakna mungkin lebih baik dri yg aku bayangkan, aku
tau kau pasti juga sangat mngenalku, tapi kau mungkin mngenalku tdak lebi dari
seorang “junior yg sangat mencintai temanmu” pdahal harusnya kamu tau klo aku
adalah “junior yg bgitu mengagumi mu” J tapi tdak msalah
yg penting aku tau jelas bahwa kamu mnngenalku bahkn tau namaku itu sdah ckup.
Kamu..
Kakak yg selalu tersenyum manis skali
saat aku berhasil mengumpulkan kepedean untuk menyapamu stiap berpapasan aku
tdak tau apa istimewanya kamu, yg kutau hanya “aku mengagumimu”. Yh tanpa
alasan, krena itu juga aku tdak punya alasan untuk berhenti mengagumimu.
Kamu…
Kakak yg selalu kusapa dengan nama
depanmu, nama yg bru belakangan ini kutau bukan bgitu cara yg lain memanggilmu.
Tapi biarlah, toh kamu juga gak pernah keberatan kan? Biar sja nama sapaanku
itu, adalah sapaan special bagiku meski mungkin tdak berarti apap-apa bagimu.
Kakak yg kusebut mirip dengan salah satu
chef gagah diTv. Memang belum banyak yg sependapat denganku, tpi apapun itu
buatku klian miirip. Kak. Gimana sih caranya bisa lebih akrab lagi denganmu?,
skedar mnyapamu saat berpapasan, NgeMention kamu ditwitter itu sdah keakraban
yg sangat akrab mnurutku slama ini.
Kamu..
Kakak yg punya nama belakang persis
dengan nama belakang actor taun 90’an, aku ingin skali menjadi adikmu, ingin
skali lebih akrb denganmu, ingin skali kau menggandeng pundakku dan berkata “apa
kbar kamu dek” saat kita bertemu, bukan hanya skedar sapaan nama depanmu sja
driku lalu kmudian blasan senyum tipis drimu.
Kak. Kamu tau? Sebelum kita tdak bertemu
lagi aku ingin punya foto denganmu, foto yg akan lebih berarti dri berfoto
dengan Chef gagah yg kubilang miip kamu itu, aku ingin sbelum kita tdak bertemu
lagi kamu tau bahwa aku sangat mengangumi mu, dan suatu saat kamu akn
benar-benar akan menggandeng pundakku dan mngatakan “kita akan bertemu lagi dek”
Kamu,,
Kakak yg 3 tingkat diatasku, sukses yh
kamu kak, smoga suatu nanti keinginanku itu bisaa terwujud, keinginan untuk
lebih dekat denganmu, keinginan untuk menjadi adikkmu. J Forza Juve (ini
club bola faforitmu kan?) yah.Forza JuVe (kamu), GGMU(temanmu yg juga kukagumi
krena profesionalnya yg jempolan), ViscaBarca(temanmu yg sempat kucintai krena
dia yg sangat menghargai perempuan) dan HalaMadrid aku yg slalu brharap bisa lebih krab dengan
klian sebgai adik, terlebih untuk kamu kak0 J. Saalam olahraga.
Yeahhh J
dan sepertinya keinginanmu itu sdh terwujud kan?? :)
BalasHapus