awal gue bikin blog ini cuma iseng aja, untuk mngisi waktu luang gue, pkir gue dripada pusing mikiran anak orang yg belum tentu mkirin gue, mending gue mncoba brcerita, dan berbagi buku hati gue ke orang-orang yg sukarela mnyempatkan waktu nya brkunjung ke laman galau ini.
gue hanya mau berbagi sama kalian, gue hanya ingin kalian gak merasa sendiri dengan mnbaca brbgai genre dlam PenArt online ini. gue hanya ingin kalian trtawa, ikut trsenyum dan merasa gak sendiri stelah mnbaca satu part dri brbgai narasi yg gue post.
gue juga gak berharap PenArt online ini akan memotivasi klian, mnginspirasu kalian, keinginan gue simpel hanya ingin berbagi sama kalian. hanya itu.
gue Mahasiswa Farmasi disalah satu perguruan swasta, gue Mahasiswa smester 5 dan konyolnya smpai saat ini gue msih gak tau alasan knapa gue tetap brtahan ditempat yg sama skali bukan gue ini. dari sekian e-mail yg gue terima nyaris smua mnyangka bahwa gue adalah Mhasiswi sastra, sbgiannya lagi ngira gue Mhasiswi Psikologi.
sejauh ini gue tetap mengikuti rule tempat ini, melakukan apa yg seharusnya gue lakuin sebagai Mahasiswi dsini. Jenuh???? iah, sangat jenuh, pkir aja, merasa tersiksa disebuah tempat yg seharusnya gak ada lo dsitu. setengah hati??? gak, seperempat hati malah.
dan sekarang, disemester 5 ini, gue ngerasa benar-benar bodoh msih ada dsini, tpii untuk beranjak dri sini juga gue gak punya alasan yg lebih kuat slain "ini bukan genre gue" alasan yg mnurut sebagian orang itu konyol dan tdak bisa dterima nalar oleh orang yg dri lahir gue sapa "Mama dan Papa"
sebuah tempat disini, kita mnyebutnya "Lab" dan salah satu tempat itu gue benar-benar hanya sperti zombie yg seakan tdak punya hak untuk bernafas lega. gue ikut semua rule nya meski gue ngerasa teraniaya, tepatnya gue menganiaya diri gue sndiri krena kebodohan.
gue ikut semua aktivitasnya, semuanya. tapi setitik ilmu pun gak ada yg mngisi celah otak ngepas gue.
memenuhi smua isyarat masuk meski mnurut gue itu buang-buang uang, ngerjain tugasnya yg lebih berat dri beban hidup gue sndiri, dan saat hari H gue ikut dan hanya melongo didlam ruangan yg tdak lebih luas dan jauh lebih pengap serta seribu kali lipat lebih menbosankan dari hidup gue sndiri.
tetap stay dengan sandiwara bahwa gue ngerti akan apa yg mreka bicarakan, padahal sedetik pun dri alur crita mreka otak gue gak ada dsitu.
dan sampai saat ini saya sam skali tdak tau apa-apa dtempat itu selain "TITIK KEJENUHAN"
ingin lepas dri semua ini? yah itu mimpi gue. tpi itu akan hanya mnjadi mimpi krena gue sama skali tdak punya usaha untuk mewujudkan mimpi itu.
gue hanya bisa tetap stay ditempat ini, berusaha untuk mnjalaninya dengan baik sekuat hati gue, mungkin mengeluh adalah cara gue melampiaskan sesal pada diri gue sndiri. mungkin ini rencana Tuhan, yh itu tanggapan terbijak gue tentang keadaan ini. cepat atau lmbat smuanya akn berlalu, entah itu tepat pada waktunya, atau sdikit lebih dri waktunya, gue akn mengakhirinya dengan cara gue sndiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar