The secret About you
“Kamu yang selalu saya tulis namun
tidak pernah saya baca”…
Kamu adalah orang yg mengajarkan hatiku untuk pandaii berspekulasi
Kamu adalah orang yg berhasil membuatku menjadi pembohong yg hebat
Kamu adalah orang yg sudah melatihku menjadi seorang penebak yg ahli
………..
Semua tentang kamu. Sikapmu, gerak-gerikmu, cara bicaramu, kelakuanmu.
Nyaris semua tentang mu seakan sebuah teka-teki yg harus kuselesaikan.
Celakanya aku tidak pernah berhasil melakukan itu. Entah itu krena kamu terlalu
sulit untuk ditebak, atau aku yg belum ahli untuk itu, atau mngkin kamu yg
terlalu hebat mnyembunyikan hal yg selama ini membuatmu nyaris tidak pernah
lepas dipikiranku.
Kamu yg entah kusebut apaa…..
Ketika aku berkata “tidak merindukanmu” itu berarti aku sedang
berbohong
Ketika aku berkata “kamu tdak berarti apa-apa” itu artinya aku
lagi-lagi membohongi perasaanku sendiri.
Ketika aku bilang padamu bahwa aku menyukai seseorang dan itu bukan
kamu, itu brarti aku sedang berspekulasi dengan perasaanku sendirii.
Dan ketika akau berkata “aku sama skali tdak mnyukaimu dan tdak punya perasaan
apa-apa padamu” itu adalah suatu hal yg paling naïf yg pernah kulakukan.
Kamu yang selalu saya tulis dengan pena “gundah” disetiap sudut
hatiku…..
Andaii saja kamu tau..
Kamu adalah orang terakhir yg kusebut saat akan terlelap, dan kamu
jugalah orang yg mengisi nafas pertama ketika aku tersadar dari kelelapan itu.
Semua tentang dia, mereka, dan semua yg pernah kubangga-banggakan
padamu itu tidak lebih dari sekedar spekulasii yg berhasil keciptakan.
Iyaaa…..
Aku mencintaimu. Setidaknya itu yg sedang kurasakan sekarang, rasa yg
sebenarnya telah kurasakan jauh sebelum sikapmu semakin susah untuk kutebak,
rasa yg selalu berusaha kutampik meski tdak pernah berhasil.
Mungkin saja kamu tidak tau, tapi hatiku serasa ada yg beda atau ada yg
hilang jika tdak ada kamu diList setiap jejaring sosialku, aku merasa ada yg
kurang bila sehari sja tdak mendengar kabar darimu, tapii keadaan bahwa aku
bukan siapa-siapamu dan kamu bukan siapa-siapaku serasa menepuk pundakku sangat
keras, yg entah kenapa sakitnya terasa sampai kehati.
Meski ini hanya sebatas tulisan, tapi….
Akau rindu bercanda denganmu
Aku rindu berselisih pendapat denganmu
Aku rindu ribut denganmu
Aku rindu caramu menulis panggilanku
Aku rindu espresi wajahmu meski itu haya sebatas emoticon
Dan sekarang yg perlu kamu tau….
Aku suka semua tentangmu
Aku suka caramu berkomunikasi denganku meski itu hanya sebatas tulisan
Aku suka caramu memperlakukanku
Aku suka nama depanmu
Aku suka senyummu yg kusebut “senyum sejuta dollar”
Aku suka caramu membuatku mnyukaimu
Dan sekarang aku “jatuh cinta” padamu
Padamu, seseorang yg “mungkin” punya perasaan yg sama denganku.
Setidaknya hanya kata “mungkin” yg bisa menjelaskan hasil tebakanku
selama ini. “mungkin” yg terkadang membuatku ragu dan ingin menarik diri dari
labirin misteri yg telah kau buat dan berhasil mengurungku dengan sukses. tapi
juga “mungkin” yg seringkali mejadi alasan aku tetap bertahan dalam labirin itu
hingga sekarang. Bertahan dengan kata “mungkin” selama kamu belum memberikan
penjelasan apa-apa atas ketidak pastian ini Sekarang dan bisa saja selamanya.
Meski aku tau, tetap bertahan untuk sesuatu yg tdak pasti adalah
buang-buang waktu, tapi aku yakin, waktu itu sendiri yg akan membantumu
menjawab smua ketidakpastian ini. Inilah
jugaa yg membuatku yakin bahwa aku bertahan bukan untuk orang yg salah.
Dan aku yakin orang itu adalah kamu. Kamu yg selalu saya tulis dan tdk pernah saya
baca.
assalamu alaikum, kunjungan malam, blognya mantap, salam kenal ya :)
BalasHapusiah. salam kenalll :)
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapuskak. Gazali imam : knapa komentnya dihapus kak :) !!! hmmm. :D
BalasHapus