Sabtu, 08 Desember 2012

maaf dan terimaksih untuk kamu


Maaf…
Maaf karena aku telah menjadi debu yg telah membuat hari-harimu usang
Maaf karena aku telah menjadi  noda yg merusak keindahan motif hidupmu
Maaf karena aku telah menjadi kabut untuk soremu yang indah
Dan maaf untuk segala kerisihan yg telah disebabkn oleh sikapku selama ini

Terimakasih..
Terimaksih telah membuatku sadar akan kesalahan terbodohku selama ini
Terimaksih telah memberiku pelajaran untuk tidak terlalu mudah menilai seseorang
Terimaksih untuk segala perih yg telah anda haturkan lewat kalimat-kalimat maya itu
Terimaksih telah membuat saya sadar akan siapa saya sebenarnya

Dan ternyataaa..
Saya terlalu tinggi mnilai anda
Saya terlalu bodoh untuk semua kekaguman yg pernah saya rasakan
Kekaguman hasil karakter semu anda yg saya nilai berlebihan
Saya yang begitu tolol untuk tidak sadar akan hal itu

Dan sekarang saya belajar
Kekaguman yg berlebihan itu hanya akan membuat kita terkesan begitu rendah
Kekaguman yg bgitu hebat ternyata saya beri pada orang yang salah

Kecewaaa…
Mungkin ini tidak berarti apa-apa buat anda, tpi sebuah kekecewaan yg datang dri orng yg anda tidak anggap sama sekali itu lebih mutlak dri kekecewaan orang yg anda sangat inginkan.
Tapi.
Tidak usah merasa bersalah, ini sama sekali bukan salahmu
Ini sepenuhnya salahku, salahku yg menilaimu terlalu tinggi
Jadi, biarkan aku yg merasakan perihnya, biarkan aku yg mendekap kecewa itu
Aku yang memulainya, jdi biarkan  aku mnyelesaikannya dengan carakuu sendiri

Dan sekarang,,
Anda sama sekali sudah tidak punya kesan apa-apa lagi dihati saya
Kekaguman berlebihan yg kemudian anda salah artikan itu seletika luntur bersaama air mata kecewa yg tanpa komando mengalir deras saat aku sadar bahwa aku salah besar
Tidak seharusnya saya menilaimu terlalu jauh, terlalu agung,dan membuatmu seolah-olah tokoh paling sempurna dibuku hati saya selama ini.
Dan aku berani bertaruh layaknya transfer pemain sepakbola musim dingin, anda  adalah pembelian terburuk dari sebuah club besar. Yah anda layaknya Michael Owen yg bgitu diagungkan dimasanya namun bagai mimpi buruk setelah mencoba comeback dengan masa yg berbeda.

1 komentar: