W3_’x’cellent
("silent hill" class) beranii???
inilah kami W3, kelas yg sdh abadi dengan image “Master of trauble maker” sumber dari sgala sumber msalah,,sampai ada yg bilang katanya itu adalah kutukan, tpi buat kamii inii adalah warisan terindah dri pendahulu kamii”
Karena dngan image iniilah kamii blajar bgaimana mnghadapi prbedaan,,blajar untuk lbih kuat dan mnpertahankn pola pkir realistis kamii. Meski ada yg bilang kami keras kepalaa,,memang kamii memang keras,,kami keras kpala krna kami berkomitmen.
Terserah orang mau bilang apa,,kamii percaya pada filosofi obat,,
“obat jika dikonsumsi terlalu berlebih bisa jdii racun,,sama halnya dengan hidup jika terlalu banyakk mndengar apa kata orang itu juga bisaa jdii racun.
Dan percayalah dibenci karena mnjadi diri sendiri itu lebih elegan, daripada dsukai banyak orang hanya krena mnjadi penjilat ulung, itu hanya mnyiksa diri sendiri.
Dengan berbgai jenis msalah yg pernah kami alami, kami belajar banyak hall, kami belajar akn tanggung jawab, komitmen, dan bgaimana sikap mempertahankn pendapat ditengah pro-kontra.tak jarang kami mnjadi kambing hitam dari msalah yg ada, yg akhirnya mnjadikn seolah-olah kamilah pencipta msalah itu. Kamilah perusak smuanya, kamilah racun dari adonan madu yg mreka buat.
Dan jika hal itu terjadi, tidak banyak yg bisa kami lakukan, kami hanya mampu berdiri, berjalan dengan kpla tegak dengan sbuah kyakinan bahwa kami tidak salah langka, kami hanya sdikit gagal membuka ego mreka yg telah diperbudak oleh cara brpikir pendek. Tpi meskipun gagal kami tdak sedih, kami hanya bisa tersenyum, tersenyum pada pola pkir realistis kami yg ternyata tdak smua orang mampu mngaplikasikannya.
Tidak mengherankn, krena memang hanya orang-orang hebatlah yg mampu mengapresiasikan sikap ini.
Kami bukanlah populasi perempuan lemah seperti yg klian pkir, kami tidak serapuh ranting pohon kering yg mudah jatuh saat diterpa badai angin, dan kmudian ikut hancur bersama derasnya hujan, yg akhirnya rata dengn tanah.
Kami adlah wanita-wanita tegar, bahkan lebih tegar dari sebuah karang. Bertahan dengan jumlah 52 orang sbgai klas pnduduk terbanyak sampai detik ini adlah bukti nyata bahwa kamii lebih kuat dari yg slama inii kami katakan. Bukti bahwa pernyataan kami bukanlah sekedar wacana beribu paragraf yg berakhir hanya dengan teori tanpa praktek.
Ada juga yg bilang, katanya kami tertutup. Mungkin,!! Karena kami punya banyak cerita yg tdak smua orang biasa bisa mngertii, tepatnya ini bukan sikap tertutup, tpi hanya sedikit mnjaga harga diri. Harga diri kami sebagai wanita yg tdak mudah disentuh oleh sembarang "tangan" (saya harap klian mngerti apa yg saya mksud).
Realistis.!!
kami punya proses kerja otak yg berbeda-beda, tpi entah knapa pola pkir inilah yg akhirnya mnyatukan kami setiap ingin mngeluarkan pndapat. Baik itu mnyangkut msalah internal atau eksternal kelas.
Dan pola pkir ini jugalah yang akhirnya melahirkan sebuah judge buat kami, judge. Yah, judge yg akhirnya mnbuat kami dipandang sbelah mata oleh orang-orang yg hanya bisa mndengar tpi tdak bisa mngerti, atau orang-oraang yg juga sudah msuk dalam jebakan cara brpkir pendek.
Kami akui, tembakan pembunuhan karakter ini sempat menggoyahkan kami. tpi untunglah kami adalah prajurit dengan tameng bernama “muka tembok telinga gajah” tameng yg berhasil menangkis serangan ombak yg nyaris meluluh lantahkn kami.
Seperti yg kami katakan, kami adlah wanita yg slalu brusaha mnjadikan setiap masalah mnjadi sesuatu hall yg positif. Menurut kami judge klian itu tdak lebih dari sebuah doa yg sangat mulia, doa yg akan kami wujudkan, secepatnya.
Kami W3, kami adalah sebuah kluarga besar yg penuh dengan cerita.terlalu munafik jika smua cerita itu hanyalah sepaket kisah manis. Krna bukan tdak mungkin kami juga punya msalah.kami adalah 52 perempuan dngan karakter yg berbed-beda. Bukan hal yang mudah untuk mnyatukan segala macam bentuk karkter-karakter ini. Jadi, Tak jarang kami harus bertarung melawan penguji bernama “keslah pahaman, kesolkaran, dan kekanak-kanakan”. Meski kamilah selalu yg mnjadi pemenangnya.
Tpi, bukan hdup yg sempurna namanya jika zat-zat tambahan itu tdak hadir. Zat tambahan yg akhirnya mnjadikan kami sbuah resep obat yg bgitu lengkap dari apoteker hidup bernama “Allah SWT”. Menurut kami ini adalh suatu kewajaran dalam sebuah kluarga yg harmonis. Kalian tau itu.
®®®
Entah ini ungkapan yg berlebihan atau mrupakan suara hati, tpii hambar rasanya mnjalani langkah demi langkah tanpa khadiran mreka. Tanpa canda tawa mreka, karakter-karakter mreka, mulut TOAnya mreka (kata salah satu AsLab kamii) hheheee.
W3 adalah slah satu motif terindah dalam hdup kami, dan skenario hdup bersama mreka adalah salah satu adegan trindh yg pernah dan akn kami perankan dalam proses hdup kami.
Mnuju semester 7 bersama, kami yakin akan msih banyak crerita yg akn kami kisahkan, cerita yg akan kami rekam dengan otak dan kami simpan dalam hati. Cerita yg menydarkan kami, bahwa :
“kami ini satu perahu, naik di Dermaga yg sama, waktu yg sama, dengan harga tiket yg sama, menjalani detik demi detik perjalanan demi tujuan awal, dan akan turun di Pelabuhan yg sama, waktu yg sama, meski dengan tujuan selanjutnya yg brbeda-beda” perahu kami tdak akan bocor meski diterpa oleh ombak sebesar apapun ( we hope so )
Dan kami akn kembali bertemu dalam sebuah masa depan bernama “APOTEKER”
Karena kami W3_’X’CELLENT
Eksis. Cleaver. Ellegan, Talented.
kereeennnnnn
BalasHapussalut buat cerita mu jum
:)