Selasa, 22 Oktober 2013

Teruntuk kau laki-laki ku

Semburat senja terbias sempurna di bola mata mu
Cahaya temaram nya menyapu rona pipi mu
Desau angin seakan membisik cemburu pada lembut nya senyum mu
Pada teduh nya wajahmu, Pada sejuk nya tatapan mu

Sekelebat bayang mu melintas merengkuhku manja
Kau, laki-laki ku yang selalu ku rindu
Bahkan ketika sedang tertidur pulas di pangkuanku
Bagiku, tidak ada hal  yang lebih menyiksa selain debar merindumu

Bila saja kamu tahu, Aku ingin bercerita
Bagaimana resah nya aku memikirkan mu
Bagaimana tersiksa nya aku merindu mu
Bagaimana inginku untuk terlelap di pelukmu

Setiap detik, menit, jam, hari tak ku lewatkan tanpa merindu mu
Ratusan bahkan ribuan kilometer jarak membuat rindu ini semakin menggebu
Kau adalah nama  yang tak pernah absen jadi penutup di setiap sujud ku
Kau yang setiap malam selalu ku ceritakan pada Tuhan ku

Tuan, aku adalah wanita mu yang  tidak akan pernah jenuh

Untuk menunggu mu kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar