kabut sore itu
awalnya rasa ini bagai badai dikala hujan
perih saat tau hatimu trnyata ada pemilknya
sakit memang, tapi aku tetap bertahan
aku mencintaimu, iah sangatt
saat inii itulah yg kutau tentang hatiku
meski sbenarnya kutau hatimu masih mendua
mendua dengan dia yg mungkin lbih istimewa dariku
tapi, trkadang kau seakan menyuguhiku pelangi setelah hujan
hidupku seketika begitu berwarna
saat kita terlihat lebih dri skdar kenal
saat kau selalau membuatku tertawa dengan sikapmu
saat kau mnbuat hati ini terasa lengkap oleh hatimu
yg kutau saat itu hidupku begitu indah
meski hanya terkadang aku merasakannya
meski bgitu aku sangat bahagia
layaknya menanti pelangi stelah hujan dikala sore
seperti itulah penantianku, saat kau mulai mnjauh lagi
indah memang tapi tidak seindah pelangi dipagi hari
pelangi yang mungkin hanya Dia yg kau beri
Dia wanita yg lebih indah dariku buatmu.
tapii kinii aku tersadar
pelangi yg kunanti ternyata hanya ilusi
semua keindahan, canda tawa denganmu
tidak lebih dari sekedar mimpi
pelangi ilusi itu ternyata hanya kabut
kabut sore yg kini setia mnyelimuti hatiku
kabut yg membutakanku akn cinta
kabut perih yg selama ini brsembunyi dibalik indahnya pelangi
dan kabut itu juga yg akhirnya menghapusmu dari hidupku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar