Baiklah Liners kalii ini kitaa akan bahas tentang potret Indonesia dari segi tontonannya.
Kalian pernah dengar gak kata-kata “Kamseupay, Rakyat jelata, Cucok bserta kata-kta tak brmoral lainnya.? Yah, kata-kata trsebut mulai akrab ditelinga kita akhir-akhir ini, dan sbagian dari kata-kata trsebut lahir dri tontonan yg brtemakan pendidikan tapi sama skali tdak sejalan dengan efek yg dia berikan buat Masyarakat, khususnya buat Remaja-remaja atau Mahluk-mahluk SOK gaul yg banyak brtebaran diINDONESIA.
Kalian sadar gak sih klo seiring dengan menjamurnya kata-kata trsebut, sejalan dengan smakin hancurnya bhasa asli negara kita, “Bahasa Indonesia.” Klo menurut saya sih,kata-kata “Anjing, Babi, Bangsat” itu lebih bgus dari kata-kata diatas,kenapaa? KARENA, kata-kata kutukan yg akrab kita dengar diFilm The Raid ini mrupakan kata-kata baku, dan ada diKamus besar bhasa indonesia. Sedangkan “Kamseupay dan Cucok”??? kata-kata di kamuss mahluk luar angkasaa mana itu. Dan Rakyat jelata, klian sadar gak klo kata2 ini tuh Rasis. Iah Rasis, krna rakyat jelata itu ada dan mreka manusia, dan itu adalah saudara-saudar kita dri Adam. Jadi berhenti untuk mnjadikan mreka sebagai klimat kutukan.
Gini deh, buat saya Sinetron-sinetron itu lebih banyak berefek negatif ketimbang positifnya, lebih ke tontonan perusak moral daripada sebgai tuntunan. Maaf deh buat para PSSI (pengemar sinetron-sinetron Indonesia) klo ini sedikit atau sangat diskriminatif. Tapi, ini lahir dri proses kerja otak yang realistis kawan. Dan buktinya dilapangan sejalan dengan teori ini.
Coba deh klian cari info ada gak sinetronnya indonesia (kecuali yg brtemkan realigi yah,krna ini menyangkut agama,jdi efekx mutlak) yang jadi pemenang, atau minimal jadi nominatorlah diacara asian Awards atau ajang penghargaan sinetron/drama seri seAsia ?ada gak? NIHIL, sinetron2 bribu-ribu episode dengan cerita monoton yg sbagian besar hasil jiplakan ini tdak ada hasill. Justru yg jdi pemenangnya hanya drama seri negara lain yg paling pnjang hanya 25 episode. Realistisnya kn klo memang critanya bgus,mendidik, ato pling tdak ada artinya lah psti menang kn?lah inii? NOL besar.
Kalian juga sadar gak,klo sinetron sama rokok tuh sama bikin kecanduan dan melahirkan bad efek? Mau bukti?
Nonton sinetron berepisode2 itu pasti gk boleh klewatan, krna kpan klewat pasti critanya udah ktinggalan, mnyebabkn ktergantungan, nungguin tiap mlam smpai jam 12 mlam biasanya, begadang menguras emosi, iah,ikutan emosi batin ngeliat siJelmaan Malaikat(pemeran utama) yg slalu disiksa tpi gk prnah ngelawan. *hellow,gk ada mnusia yg kyak gitu,itu Cuma hoax (pmbodohan prtama). Dan sperti sa bilang tdi lahirya kata2 tdak brpindidikan dri tontonan trsbut yang mirisnya malah jadi trendsetter. (ya Tuhan,cerahkanah cara brpikir mreka ini), dan satu lagi memunculkan anggapan yg buruk bagi remaja-remaja labil SOK gaul indonesia. Jujur deh, pasti klian pernah mikir kn klo diJakarta sana pkaiannya anak SMA atau SMP itu tidak senonoh yg sering klian liat disinetron (baju seragam paha.Dada), dan Mahasiswa Glamor dan Seksi yg sering klian liat disinetron juga (seksi dlam konotasi indonesia yah,krna seksi itu sbenarnya konotasix positif,tpi klo diIndonesia seksi itu brarti Vulgar,bayangin aja,masa’ Jupe dibilang seksi,hellow.seksi dari hongkong,itu tuh vulgar,seksi itu kyak Atiqah hasiholan atau gak Titi Sjuman) *kulit eksotik,tinggi semampai,cerdas,good image dan tanpa silikon :D
Pasti klian pernah mikir kn klo diJakarta sana tuh seburuk itu? Tpi pas saya kesana (hhhee,pamer) gak tuh,,sama aja sama kita,seragam sesuai kaidah negara kita sebagi negara Timur.
Nah, pkiran klian pernah sampai ksini gak? klo orang-orang luar/barat nonton sinetron ato film,ato apalah namanya pasti paradigma brpikir mreka yh kyak kita juga,bahkan lebih parah, pasti mreka mikirnya “Indonesia tuh trnyata seburuk itu yah, dan yg lebih miris lagi, bisa jdi mreka ngiranya kata-kata GAUL tak brmakna itu adalah bhasa asli Indonesia”
Setahu saya sih yah, selain sbgai media hiburan dan pembelajaran positif film/sinetron tuh juga sbagi media untuk mengenalkan kePublik internasional tentang budaya negara kita. (pasti diantara klian ada yg tau klo SARI itu baju adatnya India gara2 sering nonton film india kn?) itu tuh salah satu fungsinya film/sinetron. Jadi,klo film/sinetronnya Hollywood tuh vulgar, bajunya pke baju Paha.Dada, minumya alkohol, yah krna memang budaya orang dsana bgitu, budaya BARAT kawan, sangat brtolak belakang sama budaya kita, yg katanya budaya Timurr( tpi kok, malah lebih ekstrim yh dri tontonan film barat) *malah ada yg ngundang artis porno WAW :D. .
Oy,klian tau The Raid gak?iah film yg lagi menuhin headline smua brita media massa dihampir sluruh dunia. Film indonesia loh ini (kok bisa yah :D ). Mnurut saya sih, film ini tuh kayak tamparan buat pmbuat tontonan indonesia yg kebanyakn brkedok porno.
Dan gak hbis pikir sama pmeran tontonan tak borbobot indonesia ini yg brdalih “ini smua tuh hanya tuntutan profesi” (hellow, ,jdi loe lebih mentingin tuntutan profesi dripada tuntutan agama loe? Mnurut saya sih agama manapun pasti melaknat umatnya yg brperilaku gak senonoh)
Saya pernah denger yah ada Sutrada yg ngomong “klo slalu dicekal,kpan indonesia bisa bicara dipanggung internasional,kita hrus ngimbangin mreka”
Iah,hrus ngimbangin,tpi bukan bgitu caranya,bukan dengan ngikutin gaya hdup dan cara pkaiannya.atau ngundng bintang film porno. Be your self guys, caranya tuh kayak TheRaid, Indonesia banget. (klian pernah ngeliat adegan vulgar gk difilm itu?gak kan?tpi bisa tuh jadi urutan ke11 tangga boxoffice Hollywood) yang penting tuh kualitas guys.
The Raid: redemption. Awesome deh pkonya,dibuka dengan adegan Shalat dan ditengahi dengan dialog “ngapain sih klian cari gara2 sama polisi, polisi tuh dibayar selesai” (indonesia banget) *buruk,tpi itulah potret negara qta. Dan diakhiri dengan sebuah kemenangan bagi siBaik dan ganjaran buat siMusuh dlam selimut (pesann moralnya tuh dsini, singkatt tpi ada maknax)
Gak kayak sifilm Horor berkedok porno, yang nonton bukannya histeris malah ereksi :D. (maaf,pembicaraan 21 tahun keatas :D).
Well,mulai dri sekarang pandai2lah memilih tontonan yg brefek tuntunan, bukannya brakibatt prusak sopan santun kawan. Kita ini orang brpendidikan jdi tontonlah tontonan yg berpendidikan juga. ;).
Itulah knapa tdak satupun pemain sinetron yg jdi inspirasi saya. Gak tau apa yg bisa jdi inspirasi dri tokoh mrekaa. *maaf para PSSI ini memang prnyataan yg sangat diskriminatif tpi itulah kenyataannya.
iya setuju banget :*
BalasHapustapi sebenernya gimana ya, kata2 seperti itu tidak terlalu bermakna kutukan, hanya sebagai celaan dengan menyingkat kalimat.. sama seperti "sbb" "sori baru balas" dan lain-lain. tapi iya setuju kata2 seperti itu hanya memperburuk sinetron yang dasarnya sudah buruk.
untuk memajukan kualitas sinetron Indonesia ada baiknya kali ya, si lilin putih yang jadi pemerannya :p selama masih banyak yang mengidolakan artis2 pemain sinetron selama itulah sinetron akan terus seperti ini..