Kamis, 05 April 2012

Dia pnyebab sgala spekulasiku

Galauu,, yupss.sebuah kataa yg sangatt popeler saat inii. dan kata brkonotasii negatif secaraa efek psikologi itu yg sedang menimpaku sekrang. sayaa rasa usia nyaris 20 tahun tdak lagi cocok dengan sebutan remaja saat ini, usia yg 5 tahun lagi sudah 1/4 abad ini (kesannya tuaa buhuangett yh :D ) sudah brada dlam kategorii Dewasa, dewasa dari segi umur berarti sudah mampu mnbedakan perasaan, mampu mnguasaai dan mngendalikan hati demi sebuah prinsip hdup yg brujung pada kata mutlak brnama " jati diri".

tapi, bgaimna dengan saya, sangatt memprihatinkan.! perasaan yg entah bgaimana mekanisme kerjanya ini sperti tdak memiliki muara. tidak mampu mnguasai hati, saya rasa itu adalah sebab utamaa perasaan ini. Bingung dengan bahasa hatii sendiri, itulah yg sedang saya alami skrang, dan satu nama yg melatar belakangi smua ini adalah seorang mahluk yg pernah hadir dan msih tetap hadir dalam stiapp pikiranku. Mahluk yg saya sendiri juga tdak tahu menahu bgaimana bisa dia tdak bisa absen distiap pnyebab senyum bhagiakuu, baik itu dkmpus, dirumah, dimanapun lah pkoknya. (ckckckkk,,mirisss).

Manusia yg sudah lama inginn saya hapus baik-baik dalam memori otakku inii tdak kunjung brhasil, spertinya 40 % darii kapasitas memori otakku sudahhh dikuasai oleh senyumnya. (sdikit lebay,tpi itulah kenyataannya).

Dan yg lebihhh ,mnbuatt smua keadaan inii trasa miris adalah, tdak hanya aku yg memiliki perasaan ini,,ada seseorang yg memiliki kegundahan yg sama denganku, seseorang yg sbenarnya mnjadi faktor utama niat move on menggebu-gebuku darinya, tpi celakanya justru orang itulah yg mnbuatku berasa ingin mnbuktikan bahwa sbenarnya siVirus hati ini " HANYA" , mksudku saya yakin lebih banyak menyisihkan hatinya untukku dibanding untuk Dia.!!

namun, fakta-fakta yg kuterka sendiri dengan cara brpikir yg kunamai "pkiran realistis" ini mnbuatku terkadang tdak prcaya dengan keyakinanku sendiri.

ada perasaan sperti digampar Codex dan RPS secara bersamaan didepan khalayak ramai saat aku melihat, membaca, ataupun mendengar tentang kdekatan mreka. sakitt rasanyaa, ingin brteriak ditelinganya bahwa aku " Cemburu ". tpi sebuah perasaan bermakna harga diri tdak sdikitpun mngijinkanku untuk melakukan kebodohan itu. (syukurlah :D ).

Berusaha untuk mnutupi perasaan dengan sgala macam bentuk media serta sarana dan prasarana spekulasi adalah senjata pling ampuh untuk saat ini, dan spertinya cukup berhasil. Dia mungkin sja tau yg sbenarnya terjadi hanya berpura-pura tdak tau untuk menghindar dari kata "kegeeran" yg juga sering secara spontan kulontarkan padanya, meski hanya berbentuk tulisan dengan bantuan sosial network jejaring sosial.

Dia mahluk manis dengan gayaa masa kini yg berpribadi easy going namun sedikit rempong yang telah mnbuatku mnjadi salahsatu peserta dari kata " Galau".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar